Hola,..
Untuk apa ? untuk apa cinta tanpa kejujuran .
Sepenggal lirik ini seperti menusuk urat urat percintaan remaja dewasa ini .
Sejujur jujurnya seorang pasangan , pasti menyimpan sebuah kebohongan, demikian juga dengan pasanganannya sendiri.
Entah itu kebohongan besar atau bahkan mungkin hanya sebuah kebohongan "aku sudah makan, kamu tenang aja."
Ya walaupun itu hanya kebohong kecil , tapi tetap saja itu bohong. Tak peduli untuk alasan apapun .
"pasangan ku tidak pernah membohongiku." <- ini adalah omongan yg ga masuk akal .
hey ???!! mereka pasti pernah membohongi anda !
Karna itu gua smpat berfikir bahwa "bohong" mungkin memang di butuhkan !
Lho ? bagaimana mungkin ? apa mungkin saling mencintai tapi saling membohongi ?
Bohong untuk kebaikan ? bohong untuk bisa tetap menjaga hubungan ?
bukannya ketulusan itu sangat menghina dan menjauhi kebohongan ? untuk bertemanpun mereka ga mungkin bisa , tapi , ga bisa berteman mungkin bisa bersahabat atau menjadi klien bisnis .
Ya ... maksutnya ketulusan dan kebohongan itu bisa berbisnis bersama . ( saling menguntungkan satu sama lain )
Ya mereka bisa mengambil keuntungan di sela ketidak cocokan mereka .
Maksutnya ? - ya gua juga belum bisa memahami hal ini . Tapi gua mulai bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan gua .
(Bisa mengendarai mobil tidak harus bisa membuat atau membetulkan mobil kan ?)
semacam itu , kadang kita memang butuh berbohong dalam hal hal tertentu . Sebenarnya bukan bohong , tapi cerdik . Paham ?
Cerdik itu bukan bohong . perlu contoh ?
a : sayang kamu dimana sama siapa ?
b : di kampus nih lagi jalan sendirian. (sebenarnya rame rame tapi ketika menjawab pertanyaan pasangannya langsung jalan menjauh dari teman temannya.)
Nah org ini tidak bohongkan ? ya dia cerdik . tujuannya supaya pacarnya tenang kan ?
jelas ga sih ? bisa paham ga ?
kalo ga paham bisa comment aja 😉
Jadi intinya kita harus cerdik bukan bohong . karna memang itu di perlukan untuk membuat pasangan kita bisa tetap tenang saat kita tidak bersama dia . Tolong tanggapi tulisan gua ini dengan positif . Karna gua bukan mengajarkan bohong , tapi cerdik .
Karna ada sebuah keuntungan yg positif dari hal ini . Cerdik , bukan Bohong . Cerdik tapi Tulus.
"Cerdik seperti Ular, Tulus seperti Merpati." :)
No comments:
Post a Comment